Logo SMP PLUS DARUSSALAM SMP PLUS DARUSSALAM SMP PLUS DARUSSALAM - Sekolah Berbasis Pesantren • Sekolah Jawara
campaign Pengumuman
Pon.Pes Darussalam Blokagung: Penerimaan Santri Baru (PSPDB) SMP Plus Darussalam Tahun Ajaran 2027/2028 telah resmi dibuka secara daring
Beranda / Warta & Berita / AI Masuk Sekolah, Siswa SMP Belajar Terbimbing Bersama Guru
BERITA calendar_today 04 October 2026 • location_on SMP Plus Darussalam

AI Masuk Sekolah, Siswa SMP Belajar Terbimbing Bersama Guru

AI Masuk Sekolah, Siswa SMP Belajar Terbimbing Bersama Guru

Kecerdasan artifisial resmi memasuki ruang kelas Indonesia, dan siswa SMP berada di posisi unik: cukup matang untuk mencoba teknologi, tetapi tetap perlu pendampingan. Dalam sebuah lokakarya pendidikan di Karanganyar, Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta menyajikan panduan pemanfaatan per jenjang: AI menjadi perangkat bantu di tangan guru untuk TK dan SD, sedangkan siswa SMP mulai dikenalkan memakainya secara bertahap dengan pendampingan.

Peta itu sejalan dengan arah kebijakan nasional. Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) telah menjadi mata pelajaran pilihan mulai kelas 5 SD, SMP, hingga SMA sejak tahun ajaran 2025/2026. Ribuan sekolah telah dilatih untuk mengambil mapel ini, lengkap dengan modul pembelajaran dan payung peraturan menteri. Dukungan gurunya pun disiapkan: pelatihan mandiri Pembelajaran Mendalam, Koding, dan AI (PM-KKA) kini bisa diikuti secara daring dari sekolah maupun rumah lewat kanal Ruang GTK, berisi modul dan video pembelajaran.

Yang menarik, pelajaran ini bukan soal mencetak programmer. Coding dan AI di sekolah dirancang membangun cara berpikir sistematis, literasi AI yang kritis, dan pemahaman etika penggunaan teknologi, termasuk keharusan memeriksa kebenaran informasi yang dihasilkan mesin. Semuanya berjalan di atas agenda digitalisasi pembelajaran, program prioritas Kemendikdasmen 2026 yang menyasar 288.865 satuan pendidikan.

Intinya jelas: sekolah tidak dilarang memakai AI, tetapi tidak boleh membiarkannya berpikir menggantikan siswa. Teknologi boleh pintar, nalar anak harus tetap lebih tajam.

Sumber Referensi

1. Berita UMS: https://news.ums.ac.id/id/berita/ums-dorong-pemanfaatan-ai-untuk-digitalisasi-pembelajaran-di-sekolah-swasta-karanganyar/

2. KalderaNews: https://www.kalderanews.com/2026/09/24-ribu-sekolah-sudah-mulai-ajarkan-coding-ai-sejak-2025/

3. BeritaKota.id: https://beritakota.id/ini-yang-dipelajari-para-siswa-soal-coding-dan-ai-di-sekolah/

4. Validnews.id: https://validnews.id/nasional/2026/07/09/pemerintah-targetkan-sekolah-terapkan-penuh-deep-learning-pada-2028-171900109

5. MediaMU: https://www.mediamu.com/kemendikdasmen-perluas-akses-pelatihan-pembelajaran-mendalam-koding-dan-ai-bagi-guru

6. Menara62: https://menara62.com/ai-masuk-sekolah-ums-tekankan-etika-dan-verifikasi/